Skip to content

Program Lalu

Yogyakarta Leadership and Enterpreneurship for Youth 2020
Penguatan Kapasitas Pengelolaan Potensi Desa
Kampung Berseri Astra Menuju Desa Sejahtera Periode II

Program Berjalan

Desa Cerdas
Responsible and Sustainable Palm Oil Plantation in Indonesia
Membangun Pemijahan Kerapu yang Berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Anambas Melalui Pendampingan Balai Benih Ikan dan Kelompok Nelayan Anambas

Pengembangan Mode Desa Lestari dalam Konsep Saemaul Undong

Perkumpulan Desa Lestari membentuk strategi komprehensif bagi pemberdayaan masyarakat desa yang berkelanjutan, seimbang, dan lestari. Tujuan strategi tersebut menekankan pembangunan desa yang harus dilakukan secara partisipatif, berbasis kekuatan dan kemandirian masyarakat desa setempat, dan berusaha memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengurangi kemampuan desa.

Saemaul Globalization Foundation (SGF) merupakan lembaga yang mendorong dan mendukung replikasi dari gerakan Saemaul Undong ke negara-negara berkembang di Afrika dan Asia. Saemaul Undong merupakan suatu gerakan perubahan dan reformasi pedesaan untuk menuju kehidupan yang lebih baik.

Kesamaan nilai, tujuan, serta latar belakang yang dimiliki Perkumpulan Desa Lestari dan Saemaul Globalization Foundation menjadi dasar kerja sama yang dilakukan untuk pelaksanaan program Pengembangan Desa Lestari dalam Konsep Saemaul Undong. Tujuannya untuk mendorong pemberdayaan desa, membantu menciptakan masa depan desa, dan mewujudkan kemakmuran dalam implementasi dan pelaksanaan UU Desa.

Program tersebut dilaksanakan di tiga desa, yaitu Desa Sumbermulyo di Kabupaten Bantul dan Desa Bleberan serta Desa Ponjong di Kabupaten Gunungkidul selama 2,5 tahun (1 Oktober 2015 – 30 Maret 2018).

Berbagai pelatihan telah dilakukan selama program Pengembangan Model Desa Lestari dalam Konsep Saemaul Undong berjalan, diantaranya Pelatihan Perencanaan Pembangunan Partisipatif, Pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Pembuatan Sarana Edukasi bagi Pendidik PAUD Desa Sumbermulya, dan Pelatihan Pengembangan BUMDes Tanjungwangi.

Adanya berbagai pelatihan dari program tersebut membawa dampak baik bagi Pemerintah Desa dan Pegiat Kelompok Masyarakat Desa sebagai penerima manfaat. Tata kelola dan kelembagaan pemerintahan desa menjadi lebih kuat. Kemudian, kondisi lingkungan dan infrastruktur meningkat. Selain itu, perekonomian masyarakat desa semakin kuat seiring dengan berkembangnya BUMDes di desa sasaran. Terakhir, kapasitas dan partisipasi kelompok masyarakat dalam pembangunan desa ikut meningkat.