Skip to content

Liputan

Pemutakhiran Data Desa Masih Perlu Ditingkatkan
20 June 2022
[SIARAN PERS] Dana Abadi LSM: Menciptakan Lingkungan Pendukung untuk Meningkatkan Kualitas Demokrasi Lokal
01 June 2022
Perkumpulan Desa Lestari Membuka Rekrutmen Staf Baru
24 May 2022

Cerita Perubahan

Strategi Baru BBI Anambas Memasarkan Kerapu
23 April 2022
Inovasi Pemijahan Indukan Ikan Kerapu di BBI Anambas
10 April 2022
Desa Lestari dan Lokadata Dampingi 4 BUMDes di Kudus
21 February 2022

Pelatihan Manajemen Keuangan: Upaya Meningkatkan Kapasitas Organisasi BBI

Anambas (24/01) – Balai Benih Ikan (BBI) Anambas merupakan komunitas nelayan yang terbentuk dari program tanggungjawab sosial Medco E&P Natuna Ltd sejak tahun 2011. Sebagai komunitas nelayan, BBI Anambas tak lepas dari dinamika organisasi yang aktivitasnya pasang surut. Setelah sempat vakum hampir dua tahun, sejak Agustus 2021 kembali menggeliat melalui asistensi teknis Perkumpulan Desa Lestari.

Budidaya dan pembenihan kerapu menjadi kegiatan utama BBI, yang kemudian berkembang menjadi training center bagi pelajar SMK di Kecamatan Palmatak dalam rangka praktik kerja (magang). Kepengurusan BBI Anambas yang aktif kembalu dan kegiatan komunitas yang semakin banyak, maka pengurus BBI menyadari bahwa arus keuangan perlu menjadi perhatian dalam mengelola organisasi. Karena kegiatan pemijahan dan pendederan kerapu ke depannya akan dikelola secara mandiri oleh BBI Anambas.

Pada tanggal 22-24 Januari 2022 BBI Anambas dan Perkumpulan Desa Lestari mengadakan Pelatihan Manajemen Keuangan dan Pengelolaan Aset BBI yang diadakan di Sekretariat BBI Anambas, Desa Candi, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas. Pelatihan selama tiga hari difasilitasi oleh Fatiana Ratnawulan, Spesialis Keuangan Organisasi Masyarakat Sipil, dan diikuti oleh sembilan peserta dari unsur Pengurus BBI Anambas.

Spesialis Keuangan Organisasi Masyarakat Sipil Fatiana Ratnawulan (sumber: dokumentasi lembaga)

“Jika dilihat dari transaksi BBI (Anambas), pencatatan masih bisa dilakukan secara sederhana. Namun harus dimulai sekarang, sebelum semakin banyak transaksi keuangan yang akan menyulitkan pelacakan, mengingat besarnya nilai aset yang sudah dimiliki oleh BBI (Anambas),” ujar Fatiana.

Eko Sulistyo, Humas Medco E&P Natuna Ltd, mengungkapkan bahwa peran Pemerintah Desa, pendamping teknis (Perkumpulan Desa Lestari), dan Pengurus BBI sangat penting dalam menjaga eksistensi organisasi kelompok nelayan di Anambas.

Pelatihan selama tiga hari didominasi dengan pelacakan aset, praktik pencatatan laporan keuangan, dan penyusunan prosedur pengelolaan keuangan BBI Anambas. Dari pelatihan ini, Pengurus BBI Anambas menjadi memiliki data aset dan keuangan yang lebih akuntabel, serta tata kelola organisasi yang lebih sistematis. Ke depan, Perkumpulan Desa Lestari sebagai pendamping teknis akan mengembangkan platform pengelolaan keuangan sederhana bagi BBI Anambas. (NP)