Skip to content

Liputan

Pemutakhiran Data Desa Masih Perlu Ditingkatkan
20 June 2022
[SIARAN PERS] Dana Abadi LSM: Menciptakan Lingkungan Pendukung untuk Meningkatkan Kualitas Demokrasi Lokal
01 June 2022
Perkumpulan Desa Lestari Membuka Rekrutmen Staf Baru
24 May 2022

Cerita Perubahan

Strategi Baru BBI Anambas Memasarkan Kerapu
23 April 2022
Inovasi Pemijahan Indukan Ikan Kerapu di BBI Anambas
10 April 2022
Desa Lestari dan Lokadata Dampingi 4 BUMDes di Kudus
21 February 2022

BBI Anambas Berhasil Lakukan Pemijahan Mandiri Kerapu Macan

Panen telur kerapu macan di hari keempat pemantauan (sumber: dokumentasi lembaga)

Anambas (6/4) – Balai Benih Ikan (BBI) Anambas berhasil melakukan pemijahan ikan kerapu macan secara mandiri. Sebanyak enam ekor indukan jantan dan enam indukan betina yang terpilih dari seleksi indukan sejak Sabtu (2/4) menghasilkan telur-telur yang berhasil menetas pada Selasa-Rabu (5-6/4).

Idealnya proses pemijahan dilakukan saat masa bulan gelap pada Maret lalu. Namun pada saat itu, kesiapan indukan masih belum maksimal. “Kondisi sperma indukan jantan masih belum matang sedangkan kondisi (indukan) betinanya, ketersedian telur dalam perut masih terlalu muda untuk melalui proses pemijahan,” paparnya.

Melihat kondisi tersebut, maka nelayan BBI Anambas melakukan seleksi indukan pada awal April ini. Indukan terpilih pun dimasukkan ke keramba yang dipantau selama tujuh hari ke depan saat bulan gelap.

Pemantauan hari pertama dan kedua tidak menemukan keberadaan telur di keramba. Memasuki hari ketiga pada Selasa (5/4), ditemukan telur yang berisi. Telur-telur tersebut segera dipanen dengan dipindahkan ke bak inkubasi di hatchery darat. Telur yang diinkubasi berhasil menetas dan menjadi larva D-1. Larva pun dipindahkan ke bak larva BBI Anambas. Pada hari ini, Rabu (6/4) indukan kerapu macan kembali mengeluarkan telur tiga kali lebih banyak dari pemijahan hari pertama.

Hasil telur pemijahan kerapu macan (sumber: dokumentasi lembaga)

Pemijahan kerapu macan ini melalui persiapan yang panjang sejak bulan Februari lalu. Saat itu indukan jantan mendapat treatment jantanisasi menggunakan hormone metyl testosterone. Pemberian hormone dibarengi dengan pemberian pakan rucah dan ikan cumi sebagai pakan sebanyak dua hari sekali serta berbagai vitamin.

“Pemberian hormon agar mendapat beberapa indukan jantan yang siap untuk pemijahan, yang ditandai dengan adanya sperma,” kata Manajer Program Penguatan Kapasitas BBI Anambas dari Perkumpulan Desa Lestari Aan Mujibur Rohman.

Aan menjelaskan indukan betina juga mendapat treatment yang hampir sama seperti treatment indukan jantan. Hanya saja pada indukan betina tidak diberi hormon.

Keberhasilan pemijahan kerapu macan oleh BBI Anambas tidak lepas dari dukungan manajemen kelembagaan internal yang semakin baik melalui pendampingan intensif dari Perkumpulan Desa Lestari bersama Medco E&P Natuna Ltd.

“Harapannya BBI Anambas mampu menjadi sentra pembenihan ikan kerapu dan jenis lainnya di wilayah Anambas sehingga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Anambas.” Tutup Aan. (LA)