Skip to content

Liputan

Pemutakhiran Data Desa Masih Perlu Ditingkatkan
20 June 2022
[SIARAN PERS] Dana Abadi LSM: Menciptakan Lingkungan Pendukung untuk Meningkatkan Kualitas Demokrasi Lokal
01 June 2022
Perkumpulan Desa Lestari Membuka Rekrutmen Staf Baru
24 May 2022

Cerita Perubahan

Strategi Baru BBI Anambas Memasarkan Kerapu
23 April 2022
Inovasi Pemijahan Indukan Ikan Kerapu di BBI Anambas
10 April 2022
Desa Lestari dan Lokadata Dampingi 4 BUMDes di Kudus
21 February 2022

Kementerian Desa Selenggarakan Bimtek bagi Kader Digital

Nurul Purnamasari menyampaikan materi pada Bimtek Kader Digital pada Minggu (10/4). (sumber: dokumentasi lembaga)

Yogyakarta (10/4) – Pusat Pengembangan Daya Saing Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para Kader Digital dari desa lokus program Desa Cerdas. Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu, pada Jumat sampai Kamis (8-14/4) di tiga region, yaitu Bandung, Yogyakarta, dan Bali. Untuk Region Yogyakarta diadakan di Hotel Sagan Heritage.

Co-fasilitator Bimtek Zainal Abidin melihat masih banyak peserta yang belum begitu paham mengenai kondisi desa masing-masing. Menurut Zainal yang juga Duta Digital dari Desa Sidorejo, Situbondo, hal itu disebabkan latar belakang peserta yang beragam.

“Karena latar belakang peserta bermacam-macam. Ada dari perangkat desa dan non-perangkat desa. Terkait pemahaman kondisi desa, perencanaan pembangunan desa, dokumen pembangunan desa, banyak yang belum kenal,” katanya.

Fasilitator dari Perkumpulan Desa Lestari, Nurul Purnamasari mengatakan nantinya Kader Digital akan banyak berinteraksi dengan desa karena nantinya berkantor di desa. Maka, mereka perlu aktif di desa masing-masing.

“Kader Digital akan membaur dengan masyarakat, (Kader Digital) harus tahu banyak hal yang terjadi di desa. (karena) Singgungan Desa Cerdas banyak sekali, tidak harus soal digitalisasi saja. Maka mereka perlu aktif di berbagai aktivitas kemasyarakatan di desa, baik dalam kegiatan maupun proses perencanaan,” terang Nurul pada Bimtek hari ketiga, Minggu (10/4).

Nurul juga mengingatkan pada Kader Digital untuk aware dengan dokumen-dokumen desa karena mereka bisa mengusulkan program desa dan melakukan pengawasan di masa depan. “Kader Digital akan sering berinteraksi dengan desa. Selain mengusulkan kegiatan, Kader Digital perlu ikut proses pengawasan,” katanya.

Kegiatan Bimtek ini diadakan sebagai peningkatan kapasitas Kader Digital dalam rangka pelaksanaan program Desa Cerdas. Kader Digital Zulvina Octyaningsih menilai sejauh ini pelatihan Bimtek berjalan lancar meski di tengah kondisi puasa Ramadhan. Menurutnya, materi yang disampaikan juga bagus dan rinci, serta penyampaian oleh fasilitator cukup baik.

Zulvina berharap ilmu dan wawasan yang telah diperoleh selama Bimtek bisa diimplementasikan dengan baik. “Harapan saya dan Duta Digital bisa melaksanakan program ini dengan baik, memaksimalkan apa yang ada di desa, serta membuat kemajuan-kemajuan yang lebih baik dengan saling bersinergi,” Ujar Zulvina.

Zainal juga berharap Kader Digital memahami kondisi, program, hingga dokumen-dokumen desa. “Kader Digital bisa paham apa yang terjadi di desa, mulai dari penyusunan program desa dalam APBDes, perencanaan di RPJMDes dan RKB, agar kegiatan-kegiatan Desa Cerdas ini bisa dimasukkan ke dalam proses perencanaan pembangunan kemudian dieksekusi hingga berhasil dan sukses.” tutupnya.

Bimtek ini merupakan pembekalan kepada Kader Digital dari 350 desa, yang berasal dari 18 kabupaten, diadakan dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan serentak secara luring di Bandung, Yogyakarta, dan Bali. Sedangkan gelombang kedua dilaksanakan secara daring pada 18-22 April 2022. Kegiatan ini bagian dari implementasi Desa Cerdas tahun pertama. (LA)