Skip to content

Liputan

Memahami Kerentanan Sosial Desa Akibat Pandemi Covid-19 melalui Diskusi Publik
25 October 2021
Kementerian Desa bersama Mitra Siapkan Modul untuk Desa Cerdas
12 October 2021
Kementerian Desa Ajak Empat Organisasi menjadi Mitra Program Desa Cerdas
27 September 2021

Cerita Perubahan

Penatausahaan Keuangan Tingkatkan Efektivitas BUMDes
05 May 2021
Rencana Keuangan, Penentu Keberhasilan BUMDes
28 April 2021
Perluas Jangkauan Promosi, BUMDes Mulai Manfaatkan Digital Marketing
22 April 2021

Memperkuat Desa untuk Mendukung Pembangunan yang Mandiri dan Demokratis

dalam-dl-image
sumber: dokumentasi lembaga

Bogor (21/5) – Sebanyak 100 Kepala Desa mengikuti Workshop Perencanaan Pembangunan Desa di The Green Hotel Puncak, Bogor. Kegiatan tersebut diadakan selama lima hari pada 16-20 Mei 2016 oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Untuk menjamin kualitas narasumber, Bappeda Bogor menggandeng Pusat Pengkajian Perencanaan Pembangunan Wilayah (P4W) Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai fasilitator workshop tersebut.

Desa telah berkembang dalam berbagai bentuk. Maka desa perlu dilindungi dan diberdayakan agar menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis. Jika desa kuat akan menjadi cikal bakal landasan yang kuat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

Membangun kemandirian desa dalam konteks desa membangun harus dimulai dari proses perencanaan desa yang baik, serta diikuti dengan tata kelola program yang baik. Pembangunan desa yang efektif bukanlah semata-mata lahir dari adanya kesempatan, melainkan adanya proses partisipasi yang dihasilkan melalui musyawarah untuk menentukan kegiatan-kegiatan prioritas pembangunan desa yang sesuai dengan kewenangan desa.

Bappeda sebagai perangkat daerah yang mempunyai tugas pokok menyusun dan melaksanakan kebijakan dalam bidang perencanaan daerah sangat peduli dengan kualitas dokumen perencanaan yang disusun oleh desa.

“Diharapkan setelah pelatihan ini desa-desa di kabupaten Bogor akan dapat melakukan perencanaan desa dengan baik sesuai dengan kebutuhan masyarakat” ujar Arifin, salah satu staf P4W IPB. Selain kegiatan bersifat klasikal, peserta juga melakukan studi lapangan ke Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor untuk praktik perencanaan pembangunan desa. (AS)