Skip to content

Liputan

Memahami Kerentanan Sosial Desa Akibat Pandemi Covid-19 melalui Diskusi Publik
25 October 2021
Kementerian Desa bersama Mitra Siapkan Modul untuk Desa Cerdas
12 October 2021
Kementerian Desa Ajak Empat Organisasi menjadi Mitra Program Desa Cerdas
27 September 2021

Cerita Perubahan

Penatausahaan Keuangan Tingkatkan Efektivitas BUMDes
05 May 2021
Rencana Keuangan, Penentu Keberhasilan BUMDes
28 April 2021
Perluas Jangkauan Promosi, BUMDes Mulai Manfaatkan Digital Marketing
22 April 2021

Peran Perempuan Dalam Program Pembangunan Desa, Refleksi Studi Banding PKK Desa Diaklay ke Desa Sumbermulya Bantul

Bantul (14/4) – Menindaklanjuti hasil kunjungan pemerintah Desa Diaklay dalam studi banding ke desa Sumbermulya pada tanggal 10 – 12 Februari 2015 lalu, maka pada tanggal 24 – 26 Maret 2015 9 orang pengurus PKK Desa Diaklay melakukan kunjungan belajar selama 3 hari.

IMG_7018Perkembangan pembangunan desa di seluruh Indonesia saat ini menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan keterlibatan banyak elemen desa untuk bergerak dan berpartisipasi dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan monev program yang ada di desa, demikian juga dengan PKK Desa Diaklay. Arah yang dibangun dengan kunjungan ini adalah untuk lebih menghidupkan tata kelola managemen program internal PKK, kontribusi PKK dalam program pembangunan pedesaan, pengembangan jaringan dan juga menata semangat kerja pengurus dan anggota secara bersama.

Proses Pembelajaran

Model studi banding ini merupakan model magang dan kunjungan lokasi yang terdampak maupun yang menunjang program PKK dan Pembangunan Desa. Oleh karena itu kemasan alur stuban menjadi santai tetapi mempunyai diharapkan mempunyai output yang bisa dikembangkan di Diaklay.

Hari pertama, diawali dengan proses penjelasan umum tentang program PKK di Desa Sumbermulya oleh Ketua PKK Desa Sumbermulya yakni Ibu Albani. Penjelasan ini dilanjutkan dengan tanya-jawab secara umum tentang perencanaan program, kepengurusan, tantangan dan juga kontribusi PKK kepada masyarakat ketika terjadi gempa tahun 2006.

IMG_7025Proses tanya jawab secara umum berjalan sampai waktu makan siang, dan setelah makan siang kegiatan dilanjutkan dengan magang per pokja, mulai pokja I sampai dengan pokja IV. Dalam magang ini pengurus PKKK Desa Diaklay sangat antusias dan semangat dalam berdiskusi dan mempelajari berbagai dokumen yang terkait dengan kelembagaan PKK, juga mereka belajar tentang SAKTIA (Sehat, Aktif, Kreatif, Ibu dan Anak), sebuah program yang dikembangkan oleh Yayasan Teratai Putih yang dipimpin oleh GKR Hemas dan difokuskan untuk mengembangkan program bagi anak-anak dan perempuan dari keluarga miskin. magang ini diakhiri pukul 14.00 Wib, dan Ibu-Ibu melanjutkan perjalanan menuju Pantai Parangtritis dan Depok Bantul.

IMG_7033Hari kedua, proses studi banding kedua ini untuk belajar tentang aktivitas program PKK pedusunan yakni dalam Posyandu Teratai, di Dusun Kintelan untuk program Posyandu Balita. Dalam kunjungan lokasi yang sedang mengadakan penimbangan dan program PMT (Pemberian Makanan Tambahan) ini, pengurus PKK Diaklay berdiskusi dengan pengurus Posyandu Teratai tentang tantangan program Posyandu, dinamika kepengurusan (termasuk di dalamnya bagaimana membuat suasana tidak membosankan), dan juga proses membuat varian makanan tambahan. Hal tersebut ditanyakan karena di Diaklay seringkali Posyandu hanya menjadi acara rutin yang monoton terutama dalam pemberian makanan tambahan, padahal jenis-jenis makanan bergizi di sekitar desa cukup banyak, namum karena ketidaktahuan, maka hal tersebut seringkali tidak diperhatikan.

IMG_7066Setelah berkunjung ke Posyandu Teratai, dilanjutkan dengan kunjungan ke TBM (Tempat Belajar Masyarakat) “Luru Ilmu” yang dimotori oleh Bapak Syaiful. TBM ini merupakan TBM swadaya murni masyarakat, buku diperoleh dari berbagai pihak yang peduli baik dari institusi lokal maupun personal. Luru Ilmu diakses oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak sekolah sampai masyarakat umum di sekitar dusun maupun desa. Sebagai tempat belajar masyarakat Luru Ilmu sangat mengedepankan semangat proaktif untuk menawarkan berbagai bahan belajar bagi masyarakat seperti: buku-buku bacaan pendidikan formal, informal, majalah, koran (untuk ketugasan kliping-kliping anak sekolah dan mahasiswa), foto jenis-jenis kain batik Yogyakarta maupun Solo, seri uang baik kertas maupun pecahan dari masa-ke masa. Hal ini sungguh membantu masyarakat yang ingin belajar tentang perkembangan jenis batik maupun jenis mata uang baik Indonesia maupun dunia.

Diskusi antara kelompok PKK Desa Diaklay dengan pengelola TBM Luru Ilmu sangat santai tetapi serius menyangkut berbagai hal yang berkaitan dengan awal pendirian, perjalanan proses pengelolaan dan suka-duka menjaga ketersediaan sarana-prasarana yang ada. Pembelajaran yang diperoleh dari kunjungan ke TBM ini adalah diperlukan semangat pantang menyerah untuk mengawali sebuah mimpi bagi proses pendidikan anak-anak secara inovatif dan berkesinambungan.

Hari ketiga, merupakan bagian untuk merefleksikan hasil kunjungan dan menemukan rencana tindak lanjut setelah mendengarkan penjelasan umum, magang ke setiap pokja serta kunjungan ke lokasi kegiatan. Maka proses di hari ketiga ini diawali dengan refleksi yang dibagi dalam 3 kelompok terkait dengan temuan hal-hal menarik. Selain menemukan hal-hal menarik, dalam dikusi juga dibicarakan beberapa langkah tindak lanjut yang bisa segera dilakukan setelah pengurus PKK Desa Diaklay kembali ke desanya. Kemudian setelah semua hasil disepakati maka ada perwakilan kelompok yang bertugas untuk presentasi dengan dengan hasil sebagai berikut:

HASIL REFLEKSI KELOMPOK

table_1

RENCANA TINDAK LANJUT

table_2

Demikian hasil tiga hari kunjungan studi banding dari PKK desa Diaklay Muara wahau Kutai Timur Kaltim di desa Sumbermulya Bambanglipuro Bantul DIY, semoga semakin membantu persiapan desa untuk mewujudkan desa yang mandiri dengan kerjasama antar berbagai elemen dalam penataan dan pengembangan kelompok PKK sebagai salah satu mitra strategis dalam pembangunan desa.

Yogyakarta, 13 April 2015

Sri Purwani