Skip to content

Kolaborasi Dengan Sektor Wisata

Djarum Foundation (Beritagar / Lokadata)
28 October 2021
ESR Division of PT Astra Internasional Tbk
28 October 2021
Djarum Foundation (Beritagar)
28 September 2021

Kolaborasi Dengan Pemerintah K/L

Badan Restorasi Gambut (BRG)
28 October 2021
Bagian Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep Madura
28 October 2021

Kolaborasi Dengan OMS

Perkumpulan Jaringan Nelayan (JaLA)
28 October 2021
Perkumpulan Paluma Nusantara
28 October 2021
JUMP! Foundation
28 October 2021

ESR Division of PT Astra Internasional Tbk

Astra International Tbk. merupakan perusahaan multinasional yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1957 dengan nama PT Astra International Incorporated. Pada tahun 1990, perseroan mengubah namanya menjadi PT Astra International Tbk. Astra International Tbk bergerak dibidang perdagangan umum, perindustrian, jasa pertambangan, pengangkutan, pertanian, pembangunan dan jasa konsultasi. Astra memiliki anak perusahaan yang bergerak di bisnis perakitan dan penyaluran mobil, sepeda motor dengan suku cadangnya, penjualan dan penyewaan alat berat, pertambangan dan jasa terkait, pengembangan perkebunan, jasa keuangan, infrastruktur dan teknologi informasi.

Pada Public Contribution Roadmap, Astra memiliki suatu keunikan dalam melaksanakan program kontribusi sosial yang berkelanjutan (corporate social responsibility/CSR) berkelanjutan dengan pengelolaan yang dijalankan secara profesional. Koordinasi dan pelaksanaan program CSR Astra dilakukan secara berjenjang, yaitu di tingkat kantor pusat oleh Divisi Environmental and Social Responsibility (ESR), di tingkat perusahaan oleh tiap-tiap unit bisnis serta melalui sembilan yayasan yang secara mandiri dan berkesinambungan mengelola penyaluran kontribusi Grup Astra. Salah satu pendorong yang melatar belakangi berdirinya ESR Division adalah komitmen manajemen PT Astra International Tbk yang ingin menjadikan Astra Group sebagai Good Governance Corporation, serta diperkuat dengan dikeluarkannya EHS Corporate Policy oleh Director in Charge danChief Corporate Environment, Health and Safety yang intinya akan membawa Astra Group menjadi GREEN COMPANY.

Salah satu program ESR Division PT Astra Internasional Tbk adalah Kampung Berseri Astra Menuju Desa Sejahtera (KBA-DS). Program ini merupakan kolaborasi ESR Division bersama Perkumpulan Desa Lestari.
Secara umum, program KBA-DS dilatarbelakangi oleh potensi sumberdaya alam yang melimpah tetapi kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola sumberdaya alam terkait masih belum maksimal. Selain itu, jangkauan pasar hasil sumberdaya alam juga belum luas.

Kehadiran program KBA-DS oleh ESR Division PT Astra International Tbk dan Perkumpulan Desa Lestari menjadi kesempatan bagi desa-desa sasaran untuk meningkatkan kapasitas pengolahan dan pengelolaan potensi sumberdaya alam yang menjadi komoditas unggulan.

Pelaksanaan KBS-DS dilakukan sebanyak dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada April 2018 – Maret 2019 dan gelombang kedua pada Agustus 2019 – Agustus 2020 di beberapa lokasi. Program ini melibatkan beberapa instansi, antara lain Pemerintah Kecamatan Long Pahangai, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Universitas Udayana, Dinas Petanian, Dinas Perkebunan, Perusda/BUMDA Tabanan, Pemerintah Kecamatan Pupuan & Selemadeg Barat, dan BP3K.

Pada gelombang pertama, pelaksanaan KBA-DS dilakukan di Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu untuk memberdayakan petani serta mengembangkan komoditas unggulan berupa kakao. Tidak hanya di Long Pahangai, KBA-DS juga menjangkau Kecamatan Pupuan di Kabupaten Tabanan untuk memberdayakan petani dan mengembangkan bambu tabah sebagai komoditas unggulan.
Berbagai kegiatan pelatihan teknis, pengelolaan, dan pengembangan serta penguatan kapasitas sumberdaya manusia dalam pemasaran (dalam hal ini petani kakao dan bambu tabah) dilakukan sepanjang tahun pelaksanaan KBA-DS gelombang pertama. Hasilnya, kelembangaan kelompok pengelola usaha berbasis komoditas unggulan desa meningkat, produk unggulan desa dan inovasi tepat guna turut berkembang.

Potensi kopi menjadi fokus pada KBA-DS gelombang kedua. Pelaksanaannya dilakukan di 38 desa mitra di Kecamatan Long Pahangai dan Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Barat di Kabupaten Tabanan. Sama seperti pada KBA-DS gelombang pertama, pada gelombang ini pun kegiatan pelatihan menyasar petani kopi di desa mitra. Berbagai kegiatan pengembangan dan pengelolaan dilakukan. Pada akhir program, jumlah off-taker (konsumen) komoditas kopi meningkat, BUMDes Bersama di Kecamatan Pupuan terbentuk, dan berhasil menciptakan produk turunan dari kopi sebagai komoditas unggulan desa.