Skip to content

Kolaborasi Dengan Sektor Wisata

Medco E&P Natuna Ltd
17 January 2022
ESR Division of PT Astra Internasional Tbk
28 October 2021
PT Djarum (Beritagar / Lokadata)
28 September 2021

Kolaborasi Dengan Pemerintah K/L

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
06 January 2022
Badan Restorasi Gambut (BRG)
28 October 2021
Bagian Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep Madura
28 October 2021

Kolaborasi Dengan OMS

Yayasan ASRI
24 January 2022
Perkumpulan Jaringan Nelayan (JaLA)
28 October 2021
Perkumpulan Paluma Nusantara
28 October 2021

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (KDPDTT) adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang mengurus pembangunan desa dan kawasan perdesaan, pemberdayaan masyarakat desa, percepatan pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi. Kementerian ini berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi mempunyai delapan unit kerja, salah satunya Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (BPI). BPI bertugas melaksanakan pengembangan kebijakan dan daya saing, penyusunan keterpaduan rencana pembangunan, dan pengelolaan data dan informasi di bidang pembangunan desa dan perdesaan, daerah tertinggal, dan transmigrasi.

Pusat Pengembangan Daya Saing Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Pusdaing) merupakan salah satu unit organisasi BPI. Pusdaing mempunyai tugas melaksanakan pengembangan daya saing desa dan perdesaan, daerah tertinggal, dan transmigrasi.

Dalam menjalankan tugasnya, Pusdaing BPI Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menginisiasi suatu program bernama Desa Cerdas. Program ini berkolaborasi dengan beberapa mitra strategis, salah satunya Perkumpulan Desa Lestari.

Latar belakang program Desa Cerdas adalah akses teknologi di perdesaan masih belum merata sehingga menyebabkan kondisi tersebut tidak setara dengan daerah perkotaan yang memiliki akses teknologi lebih maju. Kesenjangan ini mengakibatkan kemampuan masyarakat mengembangkan layanan dasar, ekonomi lokal, serta akses ke lapangan menjadi kurang solutif dan inovatif.

Desa Cerdas bertujuan mewujudkan transformasi pemanfaatan teknologi digital dalam upaya mendorong peningkatan kualitas layanan dasar serta pembangunan desa berbasis pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Program ini berjalan sejak September 2021 sampai September 2024. Program Desa Cerdas menyasar pada 350 desa di 18 Kabupaten di Pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali. Tiap kabupaten memiliki Duta Digital yang membantu Kader Digital memfasilitasi masyarakat dalam merencanakan dan melaksanakan program Desa Cerdas yang inovatif dalam menyelesaikan permasalahan desa.

Pusat Daya Saing BPI Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bersama mitra strategis telah menyusun modul yang digunakan oleh Duta Digital dan Kader Digital dan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada Duta Digital.

Perkumpulan Desa Lestari dan mitra strategis lainnya berkomitmen mendukung berbagai kegiatan Pusat Daya Saing BPI Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dalam melaksanakan program Desa Cerdas.