Skip to content

Kolaborasi Dengan Sektor Wisata

Medco E&P Natuna Ltd
17 January 2022
ESR Division of PT Astra Internasional Tbk
28 October 2021
PT Djarum (Beritagar / Lokadata)
28 September 2021

Kolaborasi Dengan Pemerintah K/L

Federal Ministry for Economic Cooperation and Development
17 May 2023
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
06 January 2022
Badan Restorasi Gambut (BRG)
28 October 2021

Kolaborasi Dengan OMS

Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH (GIZ)
17 May 2023
The ASEAN Centre for Biodiversity
22 September 2022
Yayasan ASRI
24 January 2022

Federal Ministry for Economic Cooperation and Development

Federal Ministry for Economic Cooperation and Development adalah kementerian setingkat kabinet Republik Federal Jerman yang berkantor di Bonn dan Berlin. Kementerian ini bertujuan mendorong pembangunan ekonomi, baik di Jerman maupun di negara lain melalui kerja sama dan kemitraan. Federal Ministry for Economic Cooperation and Development juga bekerja sama dengan organisasi internasional yang terlibat dalam pembangunan, termasuk Dana Moneter Internasional, Bank Dunia, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Indonesia adalah salah satu mitra kerja sama pembangunan Jerman yang–karena signifikansi regionalnya tinggi dan kinerja ekonominya kuat–memainkan peran penting dalam menyelesaikan masalah pembangunan global. Kerja sama pembangunan Indonesia-Jerman berfokus pada tiga bidang inti: iklim dan energi; melestarikan alam dan sumber daya alam; dan pembangunan ekonomi berkelanjutan, pelatihan, dan lapangan kerja.

Federal Ministry for Economic Cooperation and Development bekerja sama dengan Perkumpulan Desa Lestari mengurangi deforestasi di Kabupaten Kerinci, Jambi, melalui program penguatan komunitas kehutanan di Kawasan penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat. Program ini berfokus pada pengelolaan hutan produksi secara lestari—termasuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui peningkatan kualitas dan diversifikasi produk kayu manis dan kopi.

Selama dua tahun, Perkumpulan Desa Lestari sebagai implementor mendampingi tiga kelompok tani hutan (45 petani) yang memiliki izin pengelolaan hutan produksi Kerinci, tiga pemerintah desa (36 orang), 45 orang dari Kelompok Wanita dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan sembilan orang pemerintah daerah (Kabupaten Kerinci).