Skip to content

Kolaborasi Dengan Sektor Wisata

Medco E&P Natuna Ltd
17 January 2022
ESR Division of PT Astra Internasional Tbk
28 October 2021
PT Djarum (Beritagar / Lokadata)
28 September 2021

Kolaborasi Dengan Pemerintah K/L

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
06 January 2022
Badan Restorasi Gambut (BRG)
28 October 2021
Bagian Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep Madura
28 October 2021

Kolaborasi Dengan OMS

Yayasan ASRI
24 January 2022
Perkumpulan Jaringan Nelayan (JaLA)
28 October 2021
Perkumpulan Paluma Nusantara
28 October 2021

Yayasan ASRI

Yayasan ASRI (Alam Sehat Lestari) merupakan sebuah yayasan yang mempunyai fokus di bidang pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar Taman Nasional Gunung Palung Kalimantan Barat. Berdirinya Yayasan ASRI dilatarbelakangi oleh akses pelayanan kesehatan yang sulit sehingga mengakibatkan biaya kesehatan yang tinggi. Selain itu mata pencaharian alternatif yang minim membuat masyarakat di sekitar Taman Nasional Gunung Palung menebang kayu di kawasan hutan.

Melihat kondisi tersebut, Yayasan ASRI menginisasi dua program utama: Program Kesehatan ASRI dan Program Konservasi ASRI. Pada program kesehatan ada beberapa kegiatan yang dilakukan, antara lain klinik ASRI, pengobatan keliling, pembagian kacamata, dan pelayanan Keluarga Berencana (KB). Selanjutnya beberapa kegiatan di bidang konservasi, yaitu reboisasi, monitoring penebangan ilegal, dan mata pencaharian alternatif.

Selain Taman Nasional Gunung Palung, Yayasan ASRI juga memiliki program konservasi dan pemberdayaan masyarakat di daerah penyangga Taman Nasional Bukit Batu Bukit Raya (TNBBBR), khususnya Desa Mawang Mentatai dan Desa Nusa Poring. Berdasarkan asesmen baseline yang dilakukan ASRI pada 2019, penebangan liar di kawasan TNBBBR masih kerap terjadi. Ada sekitar 140 orang di kedua desa tersebut yang melakukan penebangan liar. Sebanyak 85 persen masyarakat mengaku masih ada kegiatan penebangan liar, 77 persen diantaranya menyatakan sulit berhenti melakukan penebangan liar karena sudah menjadi tradisi. Data lainnya, sebanyak 77,3 persen masyarakat berminat beralih ke pekerjaan lain apabila terdapat kesempatan pekerjaan dengan penghasilan yang sama.

Mata pencaharian alternatif pun menjadi tonggak pendukung perekonomian masyarakat dari ketergantungan terhadap hutan yang berpotensi merusak TNBBBR. Mata pencaharian berbasis sumber daya desa penyangga menjadi pilihan yang tepat untuk menyediakan mata pencaharian yang berkelanjutan. Untuk melakukan transformasi mata pencaharian, diperlukan justifikasi berbasis data supaya usaha masyarakat berbasis sumber daya alam desa tepat dan mampu menjadi tumpuan hidup secara berkelanjutan.

Yayasan ASRI bersama Perkumpulan Desa Lestari pun melakukan pemetaan potensi mata pencaharian masyarakat daerah penyangga TNBBBR berbasis sumber daya desa yang berkelanjutan, khususnya di Desa Mawang Mentatai dan Nusa Poring, Menukung, Melawi, Kalimantan Barat.

Pemetaan potensi mata pencaharian masyarakat alternative masyarakat daerah penyangga TNBBBR dilakukan selama satu bulan, yaitu November sampai Desember 2021. Proses pemetaan menggunakan beberapa metode: focus group discussion (FGD), wawancara, dan observasi. Program ini menghasilkan berbagai dokumen pemetaan mata pencaharian, diantaranya data jenis dan jumlah usaha yang dilakukan oleh masyarakat desa penyangga dan data sumber bahan baku yang diperlukan dalam mengelola usaha yang dilakukan oleh masyarakat.