Skip to content

Kolaborasi Dengan Sektor Wisata

Djarum Foundation (Beritagar / Lokadata)
28 October 2021
ESR Division of PT Astra Internasional Tbk
28 October 2021
Djarum Foundation (Beritagar)
28 September 2021

Kolaborasi Dengan Pemerintah K/L

Badan Restorasi Gambut (BRG)
28 October 2021
Bagian Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep Madura
28 October 2021

Kolaborasi Dengan OMS

Perkumpulan Jaringan Nelayan (JaLA)
28 October 2021
Perkumpulan Paluma Nusantara
28 October 2021
JUMP! Foundation
28 October 2021

Saemaul Globalization Foundation (SGF)

Saemaul Globalization Foundation (SGF) adalah organisasi nirlaba yang didirikan oleh Pemerintah Provinsi Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan. Berdirinya SGF dilatarbelakangi oleh seruan Saemaul Undong oleh mantan Presiden Korea Selatan Park Chung-hee setelah menjadikan desa-desa di Provinsi Gyeongsangbuk-do sebagai desa model yang melakukan perubahan mendasar dalam pembangunan desa. Sejak saat itu, Provinsi Gyeongsangbuk-do menjadi tempat kelahiran Saemaul Undong.

SGF merupakan lembaga yang mendorong dan mendukung replikasi dari gerakan Saemaul Undong ke negaa-negara berkembang di Afrika dan Asia. Tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan, mengembangkan masyarakat sipil lokal, mengatas perpecahan dan konflik di antara kelompok dan kelas sosial di antara masyarakat sipil desa, serta mewarisi dan melestarikan tradisi masyarakat. SGF berupaya mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan, seimbang, dan lestari berbasis kemampuan dan sumber daya desa dengan semangat ketekunan, kerja keras, kemandirian, dan gotong royong sehingga mencapai tingkat kehidupan yang lebih baik.

 

Kesamaan nilai, tujuan, dan latar belakang SGF dengan Perkumpulan Desa Lestari pun menciptakan sebuah kolaborasi program Pengembangan Model Desa Lestari dalam Konsep Saemaul Undong. Program tersebut bertujuan mendorong pemberdayaan desa, membantu menciptakan masa depan desa, dan mewujudkan kemakmuran dalam implementasi dan pelaksanaan UU Desa di tiga desa di DIY, yaitu Desa Sumbermulyo di Kabupaten Bantul dan Desa Ponjong & Desa Bleberan di Kabupaten Gunungkidul.

Program yang berjalan selama 2,5 tahun (Oktober 2015 – Maret 2018) menyasar kepada Pemerintah Desa Sumbermulyo, Ponjong, dan Bleberan serta pegiat kelompok masyarakat desa di tiga desa itu. Ada lebih dari 25 kegiatan yang meliputi pelatihan peningkatan dan penguatan kapasitas, workshop, dan lomba.

Setelah program Pengembangan Model Desa Lestari dalam Konsep Saemaul Undong selesai, tata kelola dan kelembagaan pemerintah desa menguat, terutama pada proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan pelaporan pembangunan desa; kondisi lingkungan dan infrastruktur desa meningkat; perekonomian masyarakat desa dengan berkembangnya BUMDes menguat, kapasitas dan partisipasi kelompok masyarakat dalam pembangunan desa secara mandiri dan swadaya meningkat; transparansi dan akuntabilitas pengelolaan adminsitrasi dan keuangan desa menguat; pemanfaatan sumber data lingkungan alam desa secara berkelanjutan meningkat; kapasitas pemberdayaan kelompok masyarakat—terutama kelompok perempuan dan pemuda meningkat; dan seni, tradisi, dan budaya desa berkembang.